Faktor-faktor yang mempengaruhi ke belakang warna pigmen set sheet 5-piece
Kain dari berbagai bahan memiliki dampak yang signifikan pada kelemahan pigmen yang menggosok. Struktur serat dan sifat permukaan dari bahan yang berbeda seperti kapas, serat bambu, poliester, dll. Akan mempengaruhi adhesi dan stabilitas pigmen. Sebagai contoh, serat kapas memiliki higroskopisitas yang lebih tinggi, yang dapat menyebabkan kelemahan gosok basah yang lebih buruk, sedangkan poliester mungkin lebih rentan terhadap perubahan warna selama gosok kering karena permukaannya yang halus.
Optimalkan untuk bahan yang berbeda: Pilih proses pewarna dan pewarnaan yang cocok untuk bahan tertentu. Misalnya, pewarna reaktif dapat digunakan untuk serat kapas untuk meningkatkan kelezatan menggosok basah; Untuk poliester, pewarna dispersi dapat digunakan dan proses pewarnaan suhu tinggi dapat digunakan untuk meningkatkan adhesi.
Melalui proses pasca-finishing, seperti menambahkan agen pemasangan warna dan pelembut, kekencangan pewarna dan kehalusan kain ditingkatkan, sehingga meningkatkan kelemahan menggosok.
Memberikan perawatan terperinci dan saran penggunaan dapat membantu konsumen mengurangi risiko kehilangan gesekan. Perawatan yang tepat tidak hanya akan memperpanjang umur seprai Anda tetapi juga menjaga warna mereka tetap hidup.
Konsumen disarankan untuk menggunakan air dingin atau hangat untuk mencuci seprai dan menghindari penggunaan air suhu tinggi. Pilih deterjen ringan dan hindari deterjen yang mengandung bahan pemutih.
Konsumen disarankan untuk membalikkan lembaran mereka sebelum dicuci untuk mengurangi gesekan langsung. Hindari mencuci dengan barang -barang keras dan kasar dan gunakan pelembut bila memungkinkan.
Disarankan agar konsumen mengganti dan mencuci seprai secara teratur untuk menghindari menggosok area yang sama untuk waktu yang lama. Gunakan sikat atau kain lembut untuk membersihkan untuk mengurangi gesekan yang dapat merusak warnanya.
Pelapis dan perawatan untuk set lembar 5-piece pigmen
Kegagalan pigmen yang menggosok dapat ditingkatkan secara signifikan melalui lapisan khusus atau proses pasca perawatan. Proses -proses ini dapat dilakukan setelah pewarnaan untuk memungkinkan pigmen menempel lebih kuat ke serat dan mengurangi risiko warna memudar karena gesekan.
Setelah pewarnaan, perawatan fiksasi warna dilakukan untuk membentuk ikatan yang kuat antara pewarna dan serat melalui reaksi kimia. Misalnya, menggunakan fiksatif dapat meningkatkan resistensi pewarna.
Menerapkan lapisan tipis, seperti lapisan resin, dapat membentuk film pelindung pada permukaan serat dan mengurangi dampak gesekan pada pewarna.
Pilih agen perawatan yang tidak beracun dan ramah lingkungan dan bahan pelapis untuk memastikan proses perawatan adalah kesehatan dan ramah lingkungan. Pastikan perawatan dan bahan pelapis ini memiliki sertifikasi keselamatan yang relevan.